Cara menjawab “What motivates you” dalam wawancara untuk posisi Kitchen Porter
Jawaban singkat
Alasan nyata → Contoh → Hubungan. Satu alasan jujur, satu momen nyata sebagai bukti, dan hubungan dengan apa yang ditawarkan posisi ini — bukan kata-kata besar tanpa bukti.
“What motivates you” adalah salah satu pertanyaan yang paling sering muncul dalam wawancara untuk posisi Kitchen Porter di Britania Raya. Di halaman ini ada struktur jawaban yang sederhana, contoh jawaban yang bisa Anda sesuaikan, dan kesalahan yang sering dibuat penutur bahasa Indonesia saat menjawab pertanyaan ini.
Pertanyaannya
What motivates you?
Struktur sederhana untuk jawaban Anda
- Alasan nyata: Sebutkan satu hal jujur yang membuat Anda bersemangat di tempat kerja: membantu orang, tim yang bekerja dengan baik, menyelesaikan tugas dengan benar, atau mempelajari hal baru.
- Contoh: Sebutkan satu momen singkat di tempat kerja yang menunjukkan hal itu. Satu detail nyata membuatnya bisa dipercaya.
- Hubungan: Hubungkan dengan posisi ini. Katakan bagaimana posisi ini memberi Anda lebih banyak hal tersebut.
Contoh jawaban
I am motivated by keeping the kitchen running smoothly. I like it when the chefs never have to wait for a clean pan and the kitchen is spotless at the end of the night. It feels good to know the team can rely on me. In a busy kitchen like yours, that work really matters.
Mengapa jawaban ini berhasil: Satu alasan jujur, satu momen nyata sebagai bukti, dan hubungan dengan apa yang ditawarkan posisi ini — bukan kata-kata besar tanpa bukti.
Contoh ini dalam bahasa Inggris karena itulah yang akan Anda ucapkan saat wawancara. Penjelasannya dalam bahasa Indonesia agar Anda bisa menyusun versi Anda sendiri.
Kesalahan umum penutur bahasa Indonesia untuk pertanyaan ini
- Indirect disagreement style
Hindari: Maybe yes, maybe no... it depends. (meaning "I disagree")
Lebih baik: I see your point, however I think a different approach would be more effective.
Dalam bahasa Indonesia, ketidaksetujuan sering disampaikan secara tidak langsung, tapi di wawancara Inggris sebaiknya sopan tapi jelas. - Missing articles
Hindari: I wrote report for meeting.
Lebih baik: I wrote a report for the meeting.
Dalam bahasa Indonesia tidak ada artikel (sebuah/sang jarang dipakai), tapi bahasa Inggris memerlukan "a/an/the". - Th-sound difficulty
Hindari: Pronouncing "the" as "de" or "think" as "tink"
Lebih baik: Place tongue between teeth for "th" sounds
Dalam bahasa Indonesia tidak ada bunyi "th" — letakkan ujung lidah di antara gigi. - Plural confusion
Hindari: I managed many projects-projects.
Lebih baik: I managed many projects.
Dalam bahasa Indonesia, jamak ditandai dengan pengulangan (proyek-proyek), tapi dalam bahasa Inggris cukup tambahkan "-s".
Catatan untuk posisi Kitchen Porter di Britania Raya
Di Britania Raya, wawancara untuk kitchen porter menguji apakah Anda bisa diandalkan, paham dasar kebersihan makanan, dan bisa mengikuti kecepatan saat dapur penuh. Sebutkan cucian piring, area kerja yang bersih dan kosong, serta membantu juru masak sebelum diminta.
Pertanyaan yang sering diajukan
- Berapa lama jawaban saya untuk “What motivates you” sebaiknya?
- Sekitar 45 sampai 60 detik. Gunakan struktur di atas agar tetap fokus, lalu berhenti setelah poin Anda jelas.
- Apakah saya perlu bahasa Inggris yang sempurna untuk menjawab “What motivates you”?
- Tidak. Bahasa Inggris yang jelas dan tersusun rapi di tingkat B1–B2 sudah cukup. Pewawancara lebih peduli apakah mereka bisa memahami Anda daripada tata bahasa yang sempurna.
- Apakah saya harus menghafal jawaban saya kata demi kata?
- Tidak. Hafalkan strukturnya, bukan naskahnya. Jawaban hafalan terdengar datar dan mudah buyar saat ada pertanyaan lanjutan. Berlatihlah dengan suara keras dan dengan kata-kata Anda sendiri.
Dengarkan bagaimana jawaban Anda sendiri terdengar
Latih pertanyaan ini dengan suara keras dan langsung dapatkan masukan yang jujur dalam bahasa Anda. Anda tidak perlu mendaftar untuk mulai.
Mulai cek wawancara gratis